Kepala SMKN 4 Bandung Resmikan Pengurus IKA dengan Semangat Baru

Bandung, 28 November 2025 — Momentum penting tercipta di SMK Negeri 4 Bandung dengan diresmikannya pengurus baru Ikatan Keluarga Alumni (IKA) periode 2025–2030. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Technopark SMKN 4 Bandung, dihadiri oleh para alumni lintas angkatan, tokoh pendidikan, serta jajaran sekolah yang memberikan dorongan penuh terhadap kiprah IKA ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar Budhi Wibowo resmi dilantik sebagai Ketua Umum IKA SMKN 4 Bandung bersama struktur pengurus inti lainnya. Visi besar yang diusung organisasi ini adalah “BISA SADAYA”, sebuah landasan yang dirancang untuk menjembatani alumni dengan almamater, masyarakat, dan dunia industri secara lebih kolaboratif dan berdampak.

Pelantikan bukan sekadar seremoni formal. Prosesi ini menjadi simbol komitmen bersama alumni untuk mengambil peran aktif dalam berbagai program pemberdayaan, pengembangan kapasitas, dan sinergi dengan sekolah serta sektor lain. Hadirnya generasi alumni dari berbagai angkatan menunjukkan kesinambungan nilai serta semangat kebersamaan yang kuat.

Upacara Khidmat dan Komitmen Bersama

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti oleh Hymne SMKN 4 Bandung, lalu dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh seluruh pengurus terpilih. Kepala SMKN 4 Bandung menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keinginan alumnus untuk berkontribusi lebih luas. Menurutnya, alumni bukan hanya lulusan, tetapi juga mitra strategis dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan siswa di masa depan.

Simbolisasi pelantikan ditandai dengan penyematan selempang kepengurusan dan serah terima mandat dari Kepala Sekolah kepada Ketua Umum terpilih. Suasana haru terlihat saat para pengurus menerima amanah ini, menandakan harapan besar dari seluruh elemen komunitas alumni.

Visi “BISA SADAYA” dan Filosofi di Baliknya

Fajar Budhi Wibowo, dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Mengalirkan Energi Kebersamaan”, menjelaskan bahwa BISA SADAYA bukan sekadar slogan, melainkan filosofi organisasi. Ia mengibaratkan visi ini layaknya relay switch dalam teknik elektro — di mana satu sumber kecil dapat menyalakan sistem besar jika terhubung dengan baik.

Pendekatan ini mencerminkan struktur organisasi yang tidak menganut hirarki kaku, tetapi lebih kepada jaringan kolaboratif di mana setiap peran saling mendukung untuk mencapai dampak nyata.

Struktur Organisasi yang Inklusif

Salah satu inovasi dalam struktur kepengurusan IKA adalah sistem rotasi jabatan periodik setiap enam bulan untuk banyak posisi selain posisi puncak. Ini dirancang untuk menciptakan regenerasi terus menerus, memberi kesempatan kepada alumni dari berbagai latar belakang untuk berkontribusi langsung dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program.

Struktur organisasi mencakup beberapa elemen inti:

  1. Badan Eksekutif Supervisi, yang terdiri dari pimpinan strategis termasuk Ketua Umum, Ketua Harian, Sekretaris, Bendahara, dan bidang-bidangnya.
  2. Badan Eksekutif Pelaksana – Program SADAYA, dengan enam rumah program fokus: Silaturahmi, Abadi, Daya, Asih, Yasa, dan Andil.
  3. Badan Konsultatif Alumni, sebagai penasihat strategis.
  4. Forum Cendekia Alumni dan Forum Filantropi & Mitra Strategis, sebagai pusat pemikiran dan jembatan kolaborasi eksternal.

Pilar Program yang Menjadi Arah Kerja IKA

Visi BISA SADAYA akan dijalankan melalui enam pilar program yang saling terhubung:

  1. Silaturahmi: memperkuat komunikasi dan jaringan antar alumni.
  2. Abadi: membangun dana abadi untuk kesinambungan program.
  3. Daya: penguatan kapasitas alumni melalui pelatihan, bimbingan karier, sertifikasi, dan jejaring industri.
  4. Asih: program sosial dan kemanusiaan seperti bantuan beasiswa dan kegiatan kesehatan.
  5. Yasa: wadah inovasi karya alumni.
  6. Andil: pengembangan ekonomi kolektif bagi alumni.

Filosofi yang diusung adalah agar pilar program ini berjalan sebagai satu ekosistem yang saling mendukung demi kemajuan bersama.

Dukungan dan Harapan

Dalam pelantikan tersebut juga hadir perwakilan berbagai pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah organisasi ini. Alumni senior, pemikir strategis, dan mitra potensial turut memberikan testimoni dan komitmen mereka untuk berpartisipasi dalam berbagai program yang direncanakan.

Salah satu perusahaan teknologi yang didirikan oleh alumnus menyatakan kesiapannya menjadi mitra pertama dalam penyelenggaraan pelatihan dan magang bagi anggota alumni lainnya.

Titik Awal Perjalanan Baru

Acara pelantikan ditutup dengan penandatanganan prasasti komitmen yang akan ditempatkan di sekretariat IKA di Technopark SMKN 4 Bandung. Ketua Umum Fajar Budhi Wibowo menyampaikan pesan optimisnya bahwa hari itu menandai awal perjalanan panjang organisasi yang solid, terencana, dan didukung oleh semua pihak.

“Hari ini adalah titik nol mil kami. Perjalanan panjang dimulai dengan langkah pertama, dan semangat BISA SADAYA akan menjadi dasar bagi setiap aksi nyata yang kita ambil,” ujar Fajar dalam wawancara penutup.

IKA SMKN 4 Bandung kini menempatkan dirinya sebagai organisasi alumni modern dan inklusif yang siap membawa dampak positif bagi anggotanya, almamater, dan masyarakat luas.

 Berita ini telah terbit sebelumnya di SinergiNews.co.id.

Sign in to leave a comment
Transformasi SMKN 4 Bandung: Dari Sekolah Teknik Legendaris Menjadi Almamater Kebanggaan